Saturday, June 1, 2024

 



MEMILIH SEKOLAH, BERKELAS  ATAU BERKUALITAS ??

Oleh : Dra  Farida Hanum M.Pd

 

            Sebentar lagi para orang tua dibuat pusing dalam rangka mempersiapkan putra putri mereka masuk sekolah atau bahkan sekarang inipun sudah mulai bermunculan baliho-baliho pendaftaran siswa baru dengan program pendaftaran masuk sekolah melalui jalur prestasi ataupun lewat jalur inden. Heem…inden sekolah seperti inden kendaraan saja. Sebagai orang tua mereka selalu berharap menemukan sekolah yang baik untuk anak anak mereka, baik sisi ilmu pengetahuan ataupun ilmu agama dengan harapan agar anak-anak mereka menemukan proses perubahan karakter. Memilih sekolah bagi anak memang gampang-gampang susah. Oran tua harus jeli dan tahu kebutuhan anak. Salah memilih sekolah, bisa berakibat buruk, bahkan berdampak panjang. Sudah banyak kasus kasus yang terjadi di sekolah seperti kasus penculikan siswa, kasus asusila, kasus penganiayaan dan masih banyak lagi kasus kasus yang lainnya. Semua ini bisa saja terjadi salah satu penyebabnya  diantaranya adalah akibat ketidak jelian orang tua dalam menentukan pilihan sekolah bagi anak.Lalu,  kapan kita sebaiknya mulai mencari sekolah untuk anak ?, sekolah yang bagaimana yang harus dipilih orang tua bagi anak mereka ?berkualitas ataukah berkelas ?.  Ini yang menjadi PR orang tua.

Semua orang tua menyekolahkan anak berharap agar mereka mampu hidup dengan benar dan baik, mampu mengemban amanah Alloh dan menggali  hikmah seluas luasnya. Sebagai orang tua, kita tidak sekedar membekali anak dengan ilmu tetapi juga mengajarkan anak berproses menjadi pribadi yang mampu menebarkan  rohmat di tengah keluarga, masyarakat dan alam sekitarnya. Itulah parameter keberhasilan pendidikan yang telah digariskan oleh Alloh swt dalam Al Qur’an seperti yang termaktub dalam  surat Lukman:11-19 dalam bentuk kisah Lukman Al Hakim yang memberi nasehat kepada anaknya. Parameter keberhasilan pendidikan tersebut diatas bisa menjadi acuan orang tua dalam mendidik anaknya, misalnya tentang ketauhidan, bi’rul walidain, ketrampilan hidup, kekuatan jiwa,  dan tumbuhnya jiwa sosial. Muara dari seluruh pencapaian kelima kompetensi diatas adalah terwujudnya pribadi yang bersyukur dan sabar. Mensyukuri segala potensi yang dikaruniakan oleh Alloh kepada hamba-Nya , dan bersabar atas segala takdir-Nya yang dihidangkan dalam kehidupan. Syukur akan membawa sikap progresif untuk terus maju dan sabar menjadi bekal untuk menghadapi tantangan hidup.

            Dari sini jelas bahwa menentukan sekolah berpengaruh besar terhadap pencapaian kompetensi pendidikan anak. Orang tua perlu berfikir keras dalam menentukan pilihan sekolah yang baik dan tepat untuk anak anak mereka. Ada banyak keraguan dan kebimbangan bagi orang tua. Karena sekolah berkelas (elit ) pun tidak menjamin siswa atau anak anak merasa aman dan nyaman. Ada banyak  sekolah-sekolah yang berlebel “Internasional” serta memiliki titel “Sekolah Elite” dengan kualitas pendidikan yang tidak diragukan lagi masih bisa kecolongan dengan kasus tindakan asusila dari beberapa oknum. Sebaliknya, sekolah” pinggiran” pun bisa jadi alternatif pilihan manakala sekolah tersebut di kelola dengan baik serta mampu memberikan kenyamanan bagi anak anak. Karena dengan kenyamanan setidaknya  menjadikan kelancaran belajar anak di sekolah.

So…teliti sebelum memutuskan itu penting bagi orang tua dan anak. Orang tua harus benar-benar menemukan informasi penting tentang keberadaan sekolah tersebut seperti, pertama, apakah sekolah tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kondisi anak?, setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda melihat kondisi fisik dan mental mereka. Seperti misalnya, anak yang mempunyai hambatan dalam bicara jelas tidak harus di sekolahkan di sekolah bilingual, karena hal ini justru makin menghambat dan membebani anak. Kedua, kemampuan finansial orang tua. Pendidikan memang tidak murah, sekolah yang layak (sarana dan pendidikanya) memang akan menghasilkan output yang baik. Dan itu jelas tidak murah. Sebagi orang tua, kita harus bisa mengukur kemampuan finansial, bukan mencari sekolah berkualitas yang mahal dengan memaksakan diri dan tidak sesuai dengan kondisi keuangan keluarga, justru hal ini akan muncul masalah-masalah baru terutama yang berkaitan dengan financial. Ketiga, tetap melibatkan anak dalam menentukan pilihan, bagaimanapun anaklah yang berkepentingan, sebagai orang tua kita harus bijak memutuskan dengan tetap mengajak anak ikut menentukan pilihan sekolah. Terakhir, Sebelum yakin dengan putusan hasil diskusi dengan anak tentang pilihan sekolah ada baiknya mempertimbangkan tentang kriteria sekolah yang tergolong sekolah berkulitas atau sekolah unggulan. Disebut  sekolah berkualitas bila sekolah tersebut memberikan kenyaman pada anak di sekolah, baik dalam kondisi proses pembelajaran berlangsung atau pada saat usai belajar di kelas. Disamping itu sekolah tersebut memiliki sarana yang menunjang pendidikan anak seperti perpustakaan, laboratorium komputer, termasuk juga saran olah raga, kelas yang nyaman, guru yang smart dan bisa membuat anak merasa benar membutuhkan dan lain sebagainya. Terakhir, sekolah yang berkualitas bisa dilihat dari pengaruh anak dan orang tua. Orang tua dan anak akan merasa kehilangan bila datang saat libur sekolah, ada rasa rindu untuk segera kembali ke sekolah.

Jadi, ketika sekolah pinggiran terdapat semua kriteria tersebut itu bisa dikategorikan sekolah berkualitas. Sebaliknya sekolah berkelaspun manakala tidak ada kenyamana untuk anak dalam belajar itu bukan menjadi pilihan yang tepat bagi anak. Maka menentukan seklolah berkualitas atau berkelas semua kembali pada diri anak dan orang tua.

            Ketika orang tua sudah menentukan pilihan sekolah yang terbaik untuk anak, orang tua tidak kemudian menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan anak di sekolah kepada guru. Orang tua tetap harus bersinergi secara lebih kuat serta  menjalin komunikasi yang baik dengan pemangku amanah di sekolah terutama kepada guru berkaitan dengan perkembangan pendidikan anak. Dengan demikian orang tua tetap bisa memantau perkembangan anak secara intensif di sekolah dan tetap bisa menjaga anak dari hal hal yang tidak di inginkan. Karena kesalahan fatal dalam menentukan Sekolah akan terjadi penyesalan yang berkepanjangan. 

 

No comments:

Post a Comment

Artikel

  MEMILIH SEKOLAH,  BERKELAS   ATAU BERKUALITAS ? ? Oleh : Dra   Farida Hanum M.Pd               Sebentar lagi para orang tua dibuat...